Catatan Kecil: Pelayanan di Mobile Unit
Posted in Catatan Kecil on 11/11/2008 05:40 pm by Ming
Aku datang di kawasan Kebun Binatang Ragunan jam delapan lewat sepuluh menit. Baru sepuluh menit pendaftaran dibuka.
Aku segera mengisi formulir. Seorang petugas menerima formulirku berlampirkan salinan KTP dan SIM. Petugas itu melayani penuh celoteh riang, bahkan menawariku rokok (Ji Sam Su pula J). Aku dapat giliran nomor sepuluh. ’Kantor’ baru akan dibuka jam sembilan, kata si petugas ketika aku bertanya.
Tepat jam sembilan pendaftar nomor satu dan dua dipanggil. Mereka memasuki mobile unit. Tidak sampai lima menit si Nomor Satu sudah keluar dan berjalan pulang. Pendaftar nomor tiga dipanggil memasuki mobile unit. Semua berjalan lancar.
Pengalaman yang melegakan. Lima tahun lalu aku mengurus hal yang sama dalam suasana yang lebih sumpek dan menyesakkan hati. Sumpek karena kantor (bukan mobile unit) penuh orang dan kerja petugas begitu berlama-lama. Menyesakkan hati karena yang antri sering diserobot yang nyelonong, yang mbayar calo didahulukan. Dan sumpek dan sesak hati begitu harus kutanggung hampir sehari penuh.
Ah . . . akhirnya giliranku pun tiba, lancar. Aku memasuki mobile unit. Kurang dari semenit aku sudah lulus dari uji mata. Kurang dari dua menit kemudian aku sudah difoto, bayar tarif dan denda sukarela (hal ini memang sempat jadi tanda tanya di benakku: denda kok sukarela). Jadi, akhirnya, kurang dari lima menit aku sudah turun dari mobile unit dan memegang SIM yang baru, menggantikan SIM lama yang masa berlakunya lewat hampir sebulan.
Agaknya aku mesti membuang sikap skeptisku. Sudah saatnya menukar sudut pandang ’merendahkan’. Ternyata ’pegawai negeri’ pun bisa berubah. Dan selalu saja mereka bisa efisien . . . .
Sampai jumpa lima tahun lagi!
11/13/2008 at 7:04 pm
Perubahan menumbuhkan harapan,
kalau hari ini kelabu, kita berharap besok cerah. Tul kan Ming? Denda sukarela juga lumayan daripada gak suka dan gak rela, istilahnya mari kita menghukum diri sendiri….