Catatan Kecil (di) Atas Salib

Plakat di Atas Salib

Plakat di Atas Salib


Iesus Nazareus - Rex Iudaeorum.

Sepotong catatan yang diplakatkan di atas kepala Yesus ketika Dia disalibkan, dulu. Dan sekarang catatan itu cuma ditorehkan sebagai INRI di salib-salib kristiani.

Santo Yohanes, sang biografer Yesus, sempat menambahkan kisah kecil tentang catatan itu: “INRI” itu sempat jadi bahan ‘debat politik’ sengit antara Ponsius Pilatus (penguasa Roma di bumi Israel waktu itu) dengan para pemuka agama Yahudi (‘sang pemimpin’ rakyat di Israel).

Drama ‘debat politik’ itu melahirkan ‘pemikiran nakal’ di benakku:

Ponsius Pilatus ‘kalah’ telak di arena pengadilannya sendiri: gagal melepaskan Yesus dari jerat hukuman mati. Untuk membalas ‘kekalahan’-nya itu, ia menyuruh bawahannya menuliskan catatan yang berbunyi “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi” (dalam bahasa latinnya “Iesus Nazareus - Rex Iudaeorum”) untuk dipakukan di atas salib Yesus.

Pernyataan yang singkat itu agaknya ditengarai para pemuka agama Yahudi sebagai sebuah usaha menohok keberhasilan mereka menghukum mati Yesus. Tulisan itu seolah-olah mengolok-olok orang Yahudi: menghukum mati raja mereka sendiri.

Jadilah, sebuah protes dilayangkan kepada Pilatus agar tulisan itu diubah menjadi “Dia berkata ‘Aku adalah Raja orang Yahudi’”. Sebuah tulisan yang mengucilkan Yesus dari masyarakat Yahudi sekaligus menjadikan Yesus seperti orang tidak waras (menganggap diri Raja orang Yahudi).

Dan Ponsius Pilatus yang menyadari ‘permainan’ yang sedang berlangsung, dengan tegas menetapkan kata akhir, “Apa yang telah kutulis, tetap tertulis” . . . .

Merenungi inskripsi INRI pada salib dalam genggamanku hari ini, aku jadi bertanya-tanya: Tidakkah aku, dalam keseharianku, terombang-ambing antara “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi” dan “Dia berkata ‘Aku adalah Raja orang Yahudi’”?

 

Tags: , , ,  

2 Comments

  1. My Bahasa is really terrible but I still come to your blog to read anyway heheh and followed you all the way here.
    I wish my Bahasa can improve so that I will understand your blog better :)

  2. Oops . . . sorry, M’am! Didn’t tell you I was moving out. But I’m really glad you made it over here.

    Well . . . if you cannot understand my blog, I guess it’s really not your fault. It has nothing to do with your Bahasa. I think your Bahasa is just fine.

    Again, glad to see you around here.

Leave a comment