Sebuah Tanya yang Mengusik
Posted in Catatan Kecil on 05/31/2009 03:44 am by Ming
Pose Bareng itu
Peringatan catur dasa warsa SMK Strada memberiku kesempatan untuk berjumpa kembali dengan Pastor Opzeeland, mantan Kepala Sekolah SMK itu, yang juga bekas sekolahku di akhir tahun 70-an.
Bersama beberapa teman sekelas, aku berhasil mendekati dan menjabat tangan beliau. Mempertimbangkan begitu banyaknya orang lain yang juga ingin bertemu beliau, aku membatasi diri hanya memperkenalkan diri: menyebutkan nama dan angkatan serta jurusan. Menatap wajah beliau, aku menangkap bahwa beliau ingin tahu lebih banyak.
Menangkap gelagat, seorang sahabatku menimpali situasi dengan berkata, “Dia ini selalu jadi juara umum, Romo. Dari kelas satu sampai lulus . . . .” Agaknya penjelasan itu pun tidak membantu beliau mengenali bekas murid di depannya. Beliau tersenyum minta pengertian. Aku membalas tersenyum, memahami: dari ribuan mantan muridnya, apa lah arti seorang Ming bahkan dengan prestasi sebagai juara umum 3 tahun berturut-turut sekali pun.
Kemudian kami mengabadikan pertemuan itu dengan foto bersama beliau. Aku kebetulan berdiri persis di sisi beliau. Di antara kesibukan berpose dan mengatur berdiri, aku digamit beliau dan kemudian dia melontarkan sebuah tanya yang terus mengusik, bahkan sampai sekarang:
“Apakah masih champion di luar sana, di luar bangku sekolah?”
06/01/2009 at 3:11 am
Itu pertanyaan yang serentak membuat kita terhenyak nyak ya Ming…. Seakan Sang Empunya alam sendiri yg bertanya, “Apa yang kau buat dengan bakat yang Kutitipkan padamu..”
Baru2 ini ada seseorang yang bilang padaku, “gua yang kurang gaul atau..? koq gua ga denger2 apa tentang lo..”
06/01/2009 at 6:03 am
Pertanyaan berhuruf tebal itu masih mengiang-ngiang di telinga. Sempat terpikir ketika hal itu dilontarkan Sang Romo, “Sialan . . . kok Romo menohok begitu telak sebagai kompensasi nggak bisa mengenaliku lagi.” Tapi, setelah potongan “sialan . . .” itu menyisih, seperti katamu, Pete, suara-Nya terdengar lebih jelas, menuntut permenungan.