1 - Pengelola Situs
Posted on 03/13/2008 06:17 am by MingAku adalah “seorang warga Indonesia pada umumnya”. Aku masih pegawai yang menjalani kerja ‘9 to 5‘ (meskipun 5-nya kebanyakan melar sampai pukul 7 malam atau lebih). Beruntungnya, pekerjaanku memungkinkan aku sedikit berkeliling di Nusantara ini dari waktu ke waktu.
Aku juga “seorang warga Indonesia pada umumnya” dalam artian lain. Aku tidak menyandang gelar apa pun walau sempat beruntung mampir di kampus 4 semester sebelum mendepak diri keluar. Ada keberuntungan lain: jalan hidupku sering menjajari orang-orang hebat nan sederhana sehingga belajarku bisa terus dan gratis. Tuhan pun menambahi keberuntunganku dengan memberiku banyak minat sehingga nggak pernah bosan aku mengais-ngais ilmu (cuma mengais-ngais karena cuma tahu sedikit-sedikit, nggak sempat menggali-gali sampai dalam). Ibaratnya ayam aku beruntung berada di dekat kampung yang makmur walau makannya nggak teratur seperti ayam piaraan peternakan.
Aku juga “seorang warga Indonesia pada umumnya” ditilik dari sisi lain. Aku sangat beruntung punya isteri baik banget walau tidak seayu Dian Sastro atau semanis Dhea Ananda. Seorang putri dan seorang putra menambah beruntungnya keluarga kami.
“Seorang warga Indonesia pada umumnya” juga mencakup soal pimpin memimpin. Aku cuma anggota masyarakat biasa: ndak pernah jadi pengurus organisasi, perkumpulan atau kelompok. Paling banter aku cuma jadi seksi sibuk di panitia tujuh belasan di RT-ku. Kalau mau ditimbang-timbang, hal ini juga keberuntungan karena terus terang aku nggak pernah nyaman jadi pengurus.
Jadi. . . ya aku memang seorang warga Indonesia pada umumnya tapi a lucky average Indonesian.
Ming - Maret 2008